Learn Science With Ilmusiana

Planet Mars: Ciri, Karakteristik, Gambar

Advertisement


loading...

Planet Mars adalah sebuah planet dalam tata surya yang memiliki ciri-ciri dan karakteristik tertentu. Ciri ini membentuk gambaran karakteristik planet mars yang berbeda dengan planet lainnya dalam tata surya matahari. Manusia yang hidup di bumi telah berulangkali melakukan penelitian dengan mengirim pesawat luar angkasa menuju ke Planet Mars untuk mengetahui seperti apa keadaan di planet ini. Rasa penasaran terhadap planet yang dijuluki Planet Merah ini membuat manusia terus melakukan perbaikan teknologi untuk dapat menguak tabir planet Mars secara lebih jelas. Posisinya yang paling dekat dengan Bumi membuat manusia tertarik untuk menelitinya. Bahkan, manusia melakukan loncatan yang lebih besar dengan berusaha mencari informasi apakah planet Mars layak untuk mendukung kehidupan sebab planet ini diyakini memiliki banyak kemiripan dengan bumi.

Nah, pada kesempatan ini kami akan menyajikan untuk Anda ciri-ciri dan karakteristik planet Mars sebagaimana yang telah ditemukan oleh ilmu pengetahuan. Berikut ini ulasannya:

Ciri-Ciri dan Karakteristik Planet Mars

Berikut ini beberapa ciri dan karakteristik dari planet Mars yang berhasil diamati oleh ilmuwan astronomi:

1. Berwarna Merah

Mengapa planet Mars dijuluki planet Merah? Hal ini dikarenakan planet ini memang tampak berwarna merah jika diamati dari Bumi. Warna merah tersebut berasal dari permukaan planet Mars yang terdiri dari besi berkarat atau besi oksida. Terdapatnya besi tersebut dimulai sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu. Sekumpulan besi memang terdapat disebagian besar planet muda saat pertama kali terbentuk. Berbeda dengan bumi yang besinya berada pada inti, Planet Mars keberadaan besi tersebut tersebar pada bagian permukaan. Menurut ilmuwan NASA, hal ini disebabkan oleh gravitasi Mars yang kecil.

Planet Mars pada awalnya terlihat lebih gelap. Setelah besi di permukaan Mars teroksidasi, planet ini akan berubah menjadi merah. Asal-usul oksidasi ini masih menjadi bahan penelitian dari para ilmuwan karena belum ditemukan penjelasan yang akurat. Beberapa hipotesi diajukan oleh para ilmuwan seperti oksidasi tersebut disebabkan oleh reaksi dari besi dan oksigen dari air. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa proses oksidasi itu telah berlangsung miliaran tahun yang lalu, dimana oksigen berasal dari penguraian karbondioksida oleh matahari.

Jadi, terdapatnya oksidasi pada permukaan Mars masih menjadi misteri hingga kini. Namun, yang pasti kenampakan planet Mars yang berwarna merah diakibatkan oleh oksidasi tersebut, Mars akan menyerap gelombang hijau dan biru dan memantulkan gelombang merah.

2. Jarak Planet Mars

Planet Mars berada di urutan keempat terdekat dengan matahari dengan rentang jarak sekitar 228 juta km. Sedangkan, jika diukur dari Bumi, Mars terbilang sangat dekat dengan Bumi, yakni sekitar 69,4 juta km.

3. Ukuran Planet Mars

Mars memiliki massa 1/10 kali massa planet Bumi. Planet Mars juga memiliki ukuran yang lebih kecil dari bumi dengan diameter setengah dari diameter Bumi, yakni sekitar 6790 km. Hal ini mengakibatkan gravitasi planet Mars lebih kecil dari gravitasi planet Bumi, yakni sekitar 0,4 kali gravitas bumi. Itulah sebabnya mengapa sehingga planet Mars hanya memiliki atmosfer tipis karena gravitasi yang tidak cukup besar untuk menahannya.

4. Periode Revolusi dan Rotasi Mars

Orbit Mars dalam mengelilingi Matahari (revolusi) membutuhkan waktu sekitar 687 untuk sekali putaran. Mars memiliki orbit yang agak lonjong sehingga jarak perihelion dan aphelionnya berbeda sekitar 42 juta km. Jika diamati dari bumi, jarak terjauh planet Mars tujuh kali lebih besar dari pada jarak terdekatnya. Selain mengelilingi matahari, planet ini juga berputar pada sumbunya dengan periode sekitar 24 jam 36 menit 23 detik. Planet Mars memiliki sumbu rotasi yang tidak tegak lurus dengan bidang orbitnya, tetapi membentuk sudut sekitar 25 derajat terhadap garis yang tegak lurus ini. Kemiringan sumbu rotasi ini menimbulkan adanya perubahan musim seperti yang terjadi di bumi. 

5. Permukaan Planet Mars

Planet Mars memiliki permukaan yang terdiri dari lembah, gunung-gunung, sungai kering, dan lapisan es. Mars memiliki banyak kawah dan gunung berapi, ngarai-ngarai besar dan dalam, dan alur-alur permukaan yang pernah dialiri air. Mars dipenuhi oleh batuan yang berukuran besar sampai beberapa meter yang terbentuk dari aktivitas vulkanisme yang terjadi dipermukannya. Di samping batuan, di permukaan Mars juga banyak terdapat debu-debu halus berukuran 10 mikron dan membentuk bukit-bukit pasir akibat hembusan angin dipermukaannya. Hal ini mirip dengan keadaan gurun pasir yang ada di Bumi.

Gambar Planet Mars

Planet Mars: Ciri Ciri dan Karakteristik Mars

Hasil penelitian menunjukkan Mars tidak memiliki senyawa-senyawa organik. Tanah Mars adalah campuran dari mineral yang kaya dengan besi, besi hidroksida, karbonat, dan sulfat. Mineral tersebut juga mengandung bahan yang bersifat magnetik berupa hematit dan maghemit serta campuran besi dan nikel.

6. Iklim dan Atmosfer Planet Mars

Mars memiliki atmosfer yang lebih tipis dari Bumi dengan tekanan sekitar 1/150 atmosfer Bumi. Atmosfer Mars tersusun dari 95,3% karbondioksida, 2,7% Nitrogen, dan 1,6% Argon, dan gas-gas lainnya seperti karbonmonoksida, oksigen, dan sedikit uap air. Atmosfer ini terbagi menjadi beberapa bagian, seperti lapisan troposfer, stratosfer, dan termosfer. Dari permukaan Mars, lapisan troposfer Mars berada pada ketinggian 45 km, stratosfer 100 km, dan termosfer yang berada di atas lapisan atmosfer.

Suhu di daerah stratosfer akan berkurang seiring dengan bertambahnya ketinggian, yakni -55 derajat celcius di dekat permukaan hingga -133 derajat celcius di puncak statosfer. Pada siang hari, suhu permukaan Mars sekitar 20 derajat celcius, sedangkan pada malam hari suhunya sekitar -70 derat celcius. 

Baca Juga:

7. Satelit Planet Mars 

Sebagaimana halnya dengan Bumi, planet Mars juga memiliki satelit yang berjumlah dua buah bernama Deimos dan Phobos. Satelit planet Mars pertama kali ditemukan oleh Asaph Hall dari Observatorium AL Amerika Serikat pada tahun 1877. Satelit Mars berbentuk lonjong dan sedikit tidak beraturan. Deimos berukuran sekitar 15 x 12 x 11 km persegi dan Phobos berukuran 27 x 21 x 19 km persegi. Kedua satelit tersebut mengorbit Mars dengan lintasan berbentuk lingkaran. 

Demikianlah uraian tentang Planet Mars: Ciri Ciri dan Karakteristik Mars, semoga bermanfaat.

0 komentar:

Post a Comment