Learn Science With Ilmusiana

12+ Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Artikel ini adalah jawaban dari pertanyaan "Bagaimana manfaat perdagangan internasional bagi perekonomian indonesia?" Hampir semua negara di dunia melakukan perdagangan internasional dalam bentuk ekspor dan impor. Suatu negara mengirimkan barang atau jasa yang dibutuhkan oleh negara lain (ekspor). Kemudian, negara itu juga mendatangkan barang atau jasa dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri (impor).

Perdagangan Internasional

Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Terjadinya perdagangan internasional karena adanya perbedaan keunggulan antarnegara yang berdagang. Selain itu, tidak semua barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat mampu diproduksi di dalam negeri. Pada akhirnya, barang dan jasa tersebut harus dibeli dari negara lain. Fakta inilah yang melahirkan perdangan internasional. 

Indonesia adalah salah satu negara yang melakukan perdagangan internasional. Beberapa produk barang dan jasa dari Indonesia sangat dibutuhkan oleh negara lain. Kebanyakan di antaranya adalah barang-barang mentah sebagai pasokan bahan baku industri luar negeri. Indonesia melakukan ekspor terhadap bahan mentah tersebut untuk diproses lebih lanjut menjadi barang jadi.

Selain itu, Indonesia juga mendatangkan beberapa jenis produk dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa dari produk kebutuhan tersebut memang belum mampu diproduksi oleh industri dalam negeri. Tetapi, adakalanya juga industri pembuatan produknya telah ada, namun belum mampu jumlah produksinya belum mampu memenuhi masyarakat.

Lantas, apa manfaat perdagangan internasional bagi perekenomian Indonesia? Nah, pada kesempatan kali ini, kami akan menginformasikan beberapa manfaat yang bisa dirasakan perekonomian Indonesia dengan adanya perdangangan internasional.

Yuk, berikut ini uraiannya...

Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia

Berikut ini adalah 12 manfaat perdagangan internasional bagi perekonomian Indonesia:

1. Memperoleh Devisa

Jika Indonesia mengekspor suatu komoditas, Indonesia akan mendapatkan mata uang asing seperti dolar Amerika, yen, atau jenis mata uang lainnya. Mata uang asing ini biasa disebut devisa. Devisa dapat digunakan, misalnya, mengimpor barang modal dan konsumsi.

2. Sumber Pemasukan Kas Negara

Kegiatan ekspor dan impor dapat menjadi sumber pamasukan kas negara Indonesia. Negara biasanya melakukan campur tangan dalam perdagangan dengan menarik pajak, retribusi, dan pungutan lain dalam kegiatan ekspor dan impor barang tersebut. Hasil pemungutan pajak inilah yang menjadi salah satu sumber pemasukan kas negara.

3. Mempercepat Pertumbuhan Ekonomi

Spesialisasi, perkembangan IPTEK dalam proses produksi dan pangsa pasar yang semakin luas menyebabkan jumlah output yang diproduksi semakin besar. Kenaikan output berarti ada pertumbuhan ekonomi negara yang melakukan perdagangan internasional.

4. Memperluas Kesempatan Kerja

Adanya peningkatan produksi berarti juga terjadi peningkatan kesempatan kerja bagi penduduk. Perdagangan internasional, terutama kegiatan ekspor, memberi kesempatan untuk memperluas kesempatan kerja. Untuk menghasilkan barang ekspor dibutuhkan tenaga kerja.

5. Menstabilkan Harga-Harga

Jika harga suatu jenis barang dalam negeri mahal atau jumlahnya kurang dan tidak memenuhi permintaan pasar, maka barang tersebut harus diimpor. Dengan adanya impor, harga barang jenis tersebut akan stabil dan permintaan pun dapat terpenuhi.

6. Meningkatkan Kualitas Konsumsi

Melalui perdagangan internasional, masyarakat dapat membeli barang-barang yang belum dapat dihasilkan di dalam negeri atau mutunya belum sebaik produk luar negeri. Perdangan internasional dapat memacu industri dalam negeri untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan agar dapat bersaing di pasar internasional. Di Indonesia, barang seperti itu beragam, antara lain televisi, pakaian, sepatu, dan perabot.

7. Mempercepat Alih Teknologi

Untuk menggunakan barang-barang yang diimpor dari luar negeri, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan tertentu. Oleh karena itu, pihak penjual perlu mengadakan bimbingan atau pelatihan untuk menggunakannya. Hal seperti itu akan mempercepat alih teknologi. Alih teknologi memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih modern.

8. Meningkatkan Kesejahteraan Penduduk

Setiap negara hampir dipastikan tidak mampu memproduksi sendiri semua barang yang dibutuhkan oleh warga masyarakatnya. Seandainya pun bisa, biaya produksi untuk menghasilkannya sangat mahal sehingga akan lebih murah bila hanya membeli dari negara lain. Dengan mengimpor barang ini, konsumen yang semula tidak dapat menikmati atau dapat menikmati tetapi dengan harga yang mahal, pada akhirnya bisa mengonsumsi atau memperolehnya dengan harga yang lebih murah. Hal ini berarti kesejahteraan masyarakat di negara tersebut menjadi lebih tinggi.

9. Menciptakan Efisensi dan Spesialisasi Produksi

Negara-negara yang terlibat dalam perdagangan interansional sebaiknya hanya memproduksi barang dan jasa yang dapat diproduksi dengan biaya murah di dalam negeri. Meskipun sebenarnya bisa, kalau harus dengan mengorbankan biaya yang lebih mahal dibandingkan biaya produksi barang yang sama oleh negara lain, sebaiknya tidak usah memproduksi sendiri barang tersebut. Misalnya, Indonesia terkenal mampu memproduksi kerajinan tangan dengan biaya murah, tetapi harganya di luar negeri sangat mahal.

10. Mendorong Kemajuan IPTEK

Adanya spesialisasi produksi mendorong produsen untuk berusaha menekan biaya produksi semurah mungkin. Hal ini menyebabkan produsen bersedia terus menerus melakukan penelitian dan mengembangkan inovasi baru. Dengan demikian, ilmu pengetahuan dan teknologi juga terus berkembang seiring dengan penelitian dan inovasi yang dilakukan tersebut.

11. Memperluas Pangsa Pasar

Setiap produsen selalu berusaha memperluas pemasaran barang hasil produksinya. Perluasan pangsa pasar tidak hanya di pasar dalam negeri, tetapi juga di pasar internasional.

12. Mempererat Hubungan Antarnegara

Perdagangan internasional menyebabkan tiap negara yang terlibat menyadari adanya saling ketergantungan sehingga menumbuhkan rasa persaudaraan dan perlunya persahabatan.

Demikianlah penjelasan tentang Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
12+ Manfaat Perdagangan Internasional bagi Perekonomian Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a comment