Arti Masyaallah: Tulisan Arab, Makna, dan Kapan Diucapkan (Lengkap)
Sobat Ilmusiana, ketika melihat bayi yang lucu, rumah yang indah, atau mendengar kabar keberhasilan seseorang, kita sering mendengar orang Muslim mengucapkan "Masyaallah". Ucapan ini sangat populer sebagai bentuk kekaguman islami.
Lalu, apa makna sebenarnya dari kalimat ini dan mengapa ungkapan ini penting? Berikut pembahasan lengkapnya.
Tulisan Arab Masyaallah
Penulisan kalimat Masyaallah dalam bahasa Arab:
ما شاء الله
Arti Masyaallah
Kalimat ini terdiri dari tiga kata:
- Ma (ما): artinya "apa yang".
- Sya'a (شاء): artinya "dikehendaki".
- Allah (الله): Allah SWT.
Jadi, Masyaallah artinya adalah "apa yang dikehendaki Allah (pasti terjadi)". Ucapan ini mengandung pengakuan bahwa segala sesuatu yang indah dan mengagumkan hanya terjadi atas kehendak Allah SWT, sehingga kekaguman kita naik dari makhluk menuju Sang Penciptanya.
Kapan Masyaallah Diucapkan?
- Melihat sesuatu yang mengagumkan, seperti keindahan alam, kendaraan baru, atau bangunan megah.
- Mengagumi anak atau keluarga orang lain, misalnya anak yang sehat dan pintar, agar terjaga dari pengaruh negatif pujian.
- Mendengar kabar keberhasilan, seperti teman yang lulus ujian atau mendapat rezeki baru.
- Melihat hasil karya orang lain, sebagai bentuk apresiasi yang islami.
- Menjaga diri dari hasad, karena kekaguman yang disertai Masyaallah mengalihkan hati dari iri menjadi pujian kepada Allah.
Perbedaan Masyaallah dan Tabarakallah
- Masyaallah (ما شاء الله): menunjukkan kehendak Allah, diucapkan saat melihat sesuatu yang mengagumkan.
- Tabarakallah (تبارك الله): menunjukkan keberkahan Allah, diucapkan untuk mendoakan keberkahan atas nikmat yang dilihat.
Keduanya boleh digabung menjadi "Masyaallah Tabarakallah" agar maknanya lebih lengkap: mengagumi kehendak Allah sekaligus memohon keberkahan.
Hikmah Mengucapkan Masyaallah
- Terhindar dari hasad (dengki). Dengan mengagumi sesuatu melalui pujian kepada Allah, hati kita terjaga dari iri terhadap nikmat orang lain.
- Mengikuti tuntunan Islam. Dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ mengajarkan bahwa jika melihat sesuatu yang menyenangkan, hendaknya kita mendoakan keberkahan untuknya.
- Melatih hati selalu mengingat Allah. Kecantikan dan keberhasilan di dunia ini akan terus mengingatkan kita kepada Sang Pemberi nikmat.
- Menjaga lisan dengan dzikir. Membiasakan lisan mengucapkan kalimat baik adalah amalan ringan namun pahalanya besar.
Kesimpulan
Masyaallah adalah ungkapan yang artinya "apa yang dikehendaki Allah (pasti terjadi)", diucapkan ketika melihat keindahan, keberhasilan, atau nikmat yang mengagumkan sebagai bentuk kekaguman yang disertai pengingat kepada Allah. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah khazanah bahasa islami dalam kehidupan sehari-hari sobat Ilmusiana.