Learn Science With Ilmusiana

Gerak Higroskopis: Pengertian, Contoh, Gambar

Apa yang dimaksud dengan gerak higroskopis? Bisakah kamu sebutkan beberapa contohnya? Gerak higroskopis adalah salah satu jenis dari gerak pada tumbuhan. Tumbuhan adalah makhluk hidup yang juga dapat bergerak. Meskipun memang sebagian besar dari gerak tersebut tidak bisa kita amati secara langsung, karena gerak tumbuhan termasuk ke dalam gerak pasif.

Terjadinya gerak pada tumbuhan sebagai bentuk respon terhadap rangsangan yang datang, baik dari dalam maupun dari luar tumbuhan. Respon geraknya dibedakan ke dalam tiga jenis, yaitu gerak higroskopis, gerak esionom, dan gerak endonom. Munculnya gerak ini karena adanya rangsangan.

Baca Juga:
Lantas, apa itu gerak higroskopis? Nah, pada kesempatan ini kami akan menjelaskan tentang apa yang dimaksud gerak higroskopis dan contoh gerak higroskopis. Semoga setelah membaca uraian ini, pengetahuan pembaca tentang gerak higroskopis semakin bertambah.

Yuk, berikut ini ulasannya...

Pengertian Gerak Higroskopis

Gerak higroskopis adalah gerak pada tumbuhan yang disebabkan oleh perubahan kadar air di dalam sel sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata. Pengerutan ini menyebabkan suatu bagian tumbuhan mengalami perubahan. Perubahan kadar air bisa disebabkan oleh tanah tempat tumbuhan yang mengering atau bisa juga kelembapan udara yang berkurang. 

Contoh Gerak Higroskopis

Setelah membaca pengertian gerak higroskopis di atas, berikut ini kami berikan beberapa contoh tumbuhan yang mengalami gerak higroskopis:

1. Pecahnya Organ Buah Petai Cina (Leucaena leucocephala)

Contoh gerak higroskopis yang pertama adalah pada peristiwa pecahnya organ pada buah petai cina. Tumbuhan ini umum dikenal dengan nama lamtoro dan termasuk ke dalam golongan keluarga polong-polongan (Fabaceae). Petai Cina memiliki buah berwarna hijau saat masih muda dan berubah menjadi cokelat kehitaman saat buahnya menua. Buah dari tumbuhan petai cina ini berbentuk seperti polong.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Petai Cina 

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Petai Cina

Buah tersebut tumbuh dan memanjang dari ujung tangkai daun. Gerak higroskopis pada petai cina terjadi pada bagian buah yang telah matang. Kulit buah akan membuka dan tampak memuntir. Saat dibuka, akan mengeluarkan bunyi renyah dari kulitnya. Penyebaran individu baru bisa dihasilkan dari biji yang keluar dari buah. Perubahan kadar air akan menyebabkan kulit buah petai cina membuka atau pecah. Sel-sel kulit buah mengalami kekurangan kadar air yang menyebabkan kulit tersebut pecah. 

2. Pecahnya Buah Pacar Air (Impantiens balsamina)

Contoh gerak higroskopis selanjutnya adalah pecahnya buah pacar air (Impantiens balsamina). Pacar air adalah tumbuhan perdu yang mengandung banyak air. Kadar air yang tinggi bisa ditemukan di dalam bagian batangnya. Tumbuhan ini memiliki bunga dengan bentuk menyerupai angrek berwarna-warni, seperti ungu, merah, dan pink. Itulah sebabnya banyak yang menggunakan tumbuhan ini sebagai tanaman hias.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Pacar Air

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Pacar Air

Pacar air memiliki buah berbentuk kapsul berwarna hijau saat masih muda. Gerak higroskopis terjadi pada bagian buah ini saat mengalami perubahan kadar air. Buah yang pecah akan menyerupai ulat yang memuntir.

3. Pecahnya Kulit Buah Kapuk

Contoh gerak higroskopis lainnya adalah pada peristiwa pecahnya kulit buah kapuk. Tumbuhan kapuk memiliki buah yang cukup keras dengan warna kehitam-hitaman. Di dalam buah tersebut, terdapat biji dengan bentuk bulat dan keras.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kapuk

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kapuk

Saat kapuk mengalami penurunan kadar air, buahnya akan pecah sebagai respon terhadap perubahan tersebut. Peristiwa termasuk ke dalam contoh gerak higroskopis pada tumbuhan.

4. Pecahnya Kulit Buah Kacang Hijau

Contoh gerak higroskopis selanjutnya adalah pecahnya kulit buah tumbuhan kacang hijau. Peristiwa ini terjadi akibat penurunan kadar air yang mempengaruhi kulit buah. Kulit pecah ini terjadi pada buah yang telah matang. Buah tersebut akan memberikan respon terhadap penurunan kadar air dari lingkungan sekitar. Hal termasuk ke dalam contoh gerak higroskopis pada tumbuhan.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kacang Hijau

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kacang Hijau

5. Membukanya Sporangium (Kotak Spora)

Peristiwa gerak higroskopis juga dialami oleh tumbuhan lumut dan paku akibat dari perubahan kadar air. Sporangium atau kotak spora yang terdapat pada tumbuhan tersebut pecah atau membuka sebagai bentuk respon dari penurunan kadar air tersebut. Peristiwa ini mengakibatkan sel-sel kekurangan air, sehingga kotak spora atau sporangium pecah atau membuka.

Contoh Gerak Higroskopis: Membukanya Sporangium Paku

Contoh Gerak Higroskopis: Membukanya Sporangium Paku

6. Pecahnya Kulit Buah Kedelai

Terjadinya gerak higroskopis juga dialami oleh tumbuhan kedelai sebagai bentuk respon dari penurunan kadar air. Kulit buah tumbuhan kedelai akan pecah atau membuka akibat kekurangan kadar air. Hal ini terjadi pada buah yang telah tua. Perubahan kadar air pada lingkungan akan memberikan pengaruh pada tumbuhan kedelai, yakni kulit buahnya akan pecah atau membuka.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kedelai

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kedelai

7. Pecahnya Kulit Buah Kacang Buncis (Phaseolus vulgaris)

Contoh gerak higroskopis selanjutnya terjadi pada tumbuhan kacang buncis. Kulit buah kacang buncis akan pecah saat terjadi penurunan kadar air. Tumbuhan buncis memiliki buah berwarna hijau hingga cokelat. Buah kacang buncis yang telah tua, akan mengalami pengerasan kulit akibat menurunnya kemampuan untuk menyerap air pada sel-sel kulitnya. Selanjutnya, hal ini akan mengakibatkan kulit buah kacang buncis pecah atau membuka. Pecahnya buah kacang buncis ini termasuk ke dalam contoh gerak higroskopis pada tumbuhan.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kacang Buncis

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Kulit Buah Kacang Buncis

8. Pecahnya Kulit Buah Kembang Merak (Caesalpinia pulcherrima)

Contoh gerak higroskopis yang terakhir adalah pada peristiwa pecahnya kulit buah kembang merak. Tumbuhan ini memiliki buah berwarna hijau saat masih muda dan berwarna hitam saat telah tua. Penurunan kadar air akan mengakibatkan mengerasnya bagian kulit pada buah. Selanjutnya, kulit buah akan mengelupas dan mengeluarkan biji-bijinya.

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Kembang Merak

Contoh Gerak Higroskopis: Pecahnya Buah Kembang Merak

Peristiwa pecahnya kulit buah kembang merak ini sebagai bentuk respon alami tumbuhan akibat penurunan kadar air. Itulah sebabnya mengapa sehingga peristiwa ini disebut juga sebagai gerak higroskopis.

Demikianlah penjelasan tentang Gerak Higroskopis. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Gerak Higroskopis: Pengertian, Contoh, Gambar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a comment