Learn Science With Ilmusiana

2019+ Teknik Dasar Permainan Bola Voli (Terbaru)

Apakah kamu suka bermain bola voli? Sudahkah kamu menguasai teknik dasar permainannya? Agar dapat bermain bola voli dengan baik dan benar, maka pengetahuan terhadap teknik dasar permainan bola voli harus dimiliki oleh setiap pemain. Bukan hanya sekedar diketahui, tetapi wajib dikuasai sebelum bermain bola voli.

Teknik Dasar Bola Voli

2019+ Teknik Dasar Permainan Bola Voli (Terbaru)

Jika kamu pernah menonton pertandingan bola voli profesional, maka disitu kamu bisa melihat mereka menampilkan serangkaian teknik dasar bola voli yang dipakai selama pertandingan berlangsung. Bahkan, bisa dikatakan tim yang paling menguasai teknik dasar ini, memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan.

Oleh karena itu, kamu harus mempelajari segala hal yang terkait teknik dasar permainan bola voli agar mampu bermain dengan baik. Caranya tidak sulit kok, hanya dibutuhkan latihan rutin saja. Apabila kamu telah mahir menguasai teknik dasar bola voli, bukan tidak mungkin kamu bisa menjadi pemain bola voli profesional, tingkat nasional maupun internasional.

Lantas, seperti apa teknik dasar permainan bola voli? Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan tentang beberapa teknik dasar yang digunakan dalam permainan bola voli. Semoga setelah membaca uraian ini, pengetahuan kamu tentang teknik dasar bola voli semakin bertambah.

Baca Juga:
Yuk, berikut ini ulasannya...

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Secara garis besar, teknik dasar bola voli ada 6, yaitu: passing atas, passing bawah, set up/umpan, smash/spike, servis, dan block. Jadi, enam teknik inilah yang harus kamu kuasai karena akan digunakan dalam permainan bola voli. Kamu harus melatih keenam teknik ini jika kamu memang ingin menjadi seorang pemain bola voli.

Pada saat kamu latihan nanti, mungkin ada satu atau dua teknik dasar bola voli yang paling kamu kuasai dibandingkan yang lainnya. Penguasaan terhadap teknik tertentu dalam bola voli, bisa menjadi penentu terkait di posisi mana kamu akan berada di dalam sebuah tim.

Sebagaimana yang umum diketahui, jumlah pemain bola voli adalah 6 orang. Keenam orang ini memiliki posisi dan tugas yang berbeda-beda. Posisi pemain dalam sebuah tim terdiri dari: server, spiker/smasher, tosser/set-upper, dan defender/libero. Masing-masing pemain memiliki tugas yang berbeda tergantung posisinya.

Misalnya saja, apabila kamu sangat menguasai passing atas dan passing bawah, maka kamu cocok diposisikan sebagai seorang defender atau libero, karena salah satu tugas libero adalah menerima bola pertama, kemudian diteruskan kepada tosser.

Apabila kamu sangat menguasai teknik dasar set up atau pengumpan, maka kamu cocok diposisikan sebagai seorang tosser, karena tugas seorang tosser adalah mengatur serangan yang dilakukan oleh tim. Untuk penjadi seorang tosser, kamu harus bisa menjadi pengumpan yang baik kepada teman satu tim.

Begitu pun pada saat kamu sangat menguasai teknik smash atau spike, maka kamu cocok diposisikan sebagai spiker atau smasher. Tugas dari pemain ini adalah melakukan serangan dengan cara smash atau pukulan keras kepada bola agar bola jatuh ke daerah permainan lawan. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan poin bagi tim.

Sedangkan, jika kamu sangat menguasai teknik servis, maka kamu cocok diposisikan sebagai server, yaitu pemain yang bertugas untuk melakukan servis. Baiklah, sekarang mari kita lihat satu per satu seperti apa teknik dasar bola voli ini.

1. Teknik Dasar Bola Voli: Passing Atas

Di dalam permainan bola voli, passing atas adalah cara mengoper dan menerima bola yang dilakukan dengan dua tangan di atas kepala. Operan bola dengan passing atas dilakukan dengan ujung-ujung jari pada saat bola datang setinggi bahu atau lebih. Biasanya, passing atas dilakukan untuk mengumpan rekan yang berjarak lebih jauh. Selain itu passing atas juga digunakan oleh toser untuk memberikan bola yang akan di smash oleh smasher.

1.1. Cara Melakukan Passing Atas

Cara melakukan passing atas dalam bola voli terbagi ke dalam tiga tahap, yaitu: sikap persiapan, sikap perkenaan, dan sikap akhir.

1.1.1. Sikap Awal

posisi jari passing atas
  1. Pemain mengambil sikap normal, bobot bertumpu di kedua kaki yang terbuka selebar bahu, salah satu kaki berada sedikit ke depan.
  2. Lutut ditekuk, tubuh sedikit dicondongkan dengan tangan bersiap di depan dada
  3. Pada saat akan melakukan passing, tubuh segera di posisikan di bawah bola, tangan diangkat berada di depan atas dahi
  4. Jari-jari tangan secara keseluruhan membentuk setengah bulatan
  5. Jarak antara jari-jari tangan agak direnggangkan sedikit, kedua ibu jari (kiri dan kanan) membentuk sudut 90 derajat dengan jari telunjuk (lihat gambar)

1.1.2. Sikap Pelaksanaan

posisi badan pada passing atas
  1. Pada saat passing atas, ujung jari pada ruas pertama dan kedua ibu jari digunakan untuk bersentuhan dengan bola
  2. Ketika jari menyentuh bola, jari-jari sedikit ditegangkan
  3. Diikuti dengan gerakan pergelangan tangan ke arah depan atas dengan gerakan eksplosif (lihat gambar)

1.1.3. Sikap Akhir

  1. Setelah berhasil melakukan passing, lengan bergerak lurus sebagai suatu gerakan lanjutan
  2. Badan dan langkah kaki ke depan agar koordinasi gerakan tetap terjaga
  3. Gerakan tangan, pergelangan, lengan, dan kaki dilakukan secara harmonis
  4. Pandangan pemain harus tetap mengikuti arah bola 

1.2. Jenis-Jenis Passing Atas

Berdasarkan arah dan ketinggian datangnya bola, passing atas dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain:

1.2.1. Passing Atas Guling Ke Belakang

Passing Atas Guling Ke Belakang
Passing atas sambil berguling ke belakang apabila bola yang datang berada tepat di depan badan atau agak jauh sedikit, kemudian ketinggian bola di bawah bahu. Sehingga, untuk melakukan passing pemain harus mendekati bola dengan merendahkan tubuhnya. Cara melakukan passing atas guling ke belakang adalah:
  1. Pemain bersiap dengan kedua tangan di depan dada
  2. Ketika bola datang dengan ketinggian kurang dari bahu, pemain bergerak cepat ke depan dan badan direndahkan
  3. Posisi bola harus berada di depan atas dahi
  4. Perkenaan jari dengan bola sama dengan pada passing normal
  5. Setelah melakukan passing, diikuti dengan gerakan lanjutan berguling ke belakang (lihat gambar)

1.2.2. Passing Atas Guling ke Samping

Passing Atas Guling ke Samping

Selain guling ke belakang, satu lagi teknik passing atas yaitu passing atas sambil guling ke samping. Teknik ini dilakukan apabila bola yang datang ketinggiannya kurang dari bahu, kemudian berada di sebelah kiri atau kanan pemain. Cara melakukan passing atas guling ke samping, antara lain sebagai berikut:
  1. Pemain mengambil sikap jongkok
  2. Tangan bersiap di depan dada, konsentrasi dan pandangan diarahkan pada bola
  3. Ambil langkah lebar menyamping, bola disentuh pada posisi di atas lutut yang dibengkokkan
  4. Lengan digerakkan dengan mengejut, sampai terjulur lurus
  5. Berguling ke belakang dengan bertumpu pada lengan atas, punggung, dan pantat (lihat gambar)

1.2.3. Passing Atas Sambil Meloncat

Passing Atas Sambil Meloncat

Passing atas bisa juga dilakukan sambil meloncat. Teknik ini digunakan dengan tujuan sebagai gerakan tipuan untuk lawan. Jenis passing yang satu ini sering dilakukan oleh smasher yang berada di dekat net. Tim lawan mengira bahwa pemain akan melakukan smash, tetapi sebenarnya adalah passing atau umpan kepada kawan setim. Cara melakukan passing atas sambil meloncat adalah sebagai berikut:
  1. Pemain bersiap untuk passing atas sambil meloncat
  2. Konsentrasi dan pandangan selalu ke arah bola
  3. Pada saat bola berada di dekat dan ketinggian di atas net, pemain bergerak cepat mengambil posisi di bawah bola
  4. Pemain melompat untuk menyongsong bola, mirip gerakan smash
  5. Pada titik tertinggi loncatan, tangan siap melaksanakan passing atas
  6. Bola berada di depan atas dahi pemain
  7. Perkenaan bola dengan jari sama dengan pada passing normal
  8. Pada saat mendarat usahakan kaki mengeper (lihat gambar) 

2. Teknik Dasar Bola Voli: Passing Bawah

Teknik Dasar Passing Bawah

Passing bawah adalah gerakan mengoper atau mengumpan bola yang dilakukan oleh pemain apabila bola yang datang setinggi perut ke bawah. Passing bawah bisa dilakukan dengan dua atau satu tangan. Setiap pemain harus menguasai passing bawah sebagai salah satu teknik dasar dalam bola voli. Sementara itu, bagi pemain yang sangat menguasai teknik ini bisa diposisikan sebagai seorang defender atau libero.

2.1. Cara Melakukan Passing Bawah

Adapun cara melakukan passing bawah di bagi ke dalam tiga sikap, yaitu sikap persiapan, sikap pelaksanaan, dan sikap akhir.

2.1.1. Sikap Persiapan

  1. Pemain berdiri tegak dengan kaki dibuka selebar bahu
  2. Posisi lutut sedikit ditekuk
  3. Kedua lengan dirapatkan di depan badan dan dijulurkan ke bawah
  4. Letakkan salah satu tangan di atas telapak tangan yang lain dengan kedua ibu jari berada sejajar

2.1.2. Sikap Pelaksanaan

  1. Bagian lengan yang mengenai bola adalah lengan bagian atas pergelangan tangan di bawah siku
  2. Posisikan badan sedemikian rupa sehingga menghadap bola
  3. Ayunkan kedua lengan dari bawah ke atas ketika bola telah berada pada jarak yang tepat

2.1.3. Sikap Akhir

  1. Tumit terangkat dari lantai, pinggul dan lutut naik serta kedua lengan lurus
  2. Pandangan mengikuti arah gerakan bola
  3. Setelah melakukan passing, segera mengambil posisi yang tepat untuk melanjutkan permainan 

2.2. Jenis-Jenis Passing Bawah

Teknik di atas adalah passing bawah dengan dua tangan yang memang paling umum dilakukan oleh para pemain. Tetapi, ada juga beberapa teknik passing bawah lainnya. Berikut ini adalah jenis-jenis passing bawah yang sering dilakukan dalam permainan bola voli:

2.2.1. Passing Bawah Satu Tangan 

Passing Bawah Satu Tangan

Passing bawah bisa juga dilakukan dengan satu tangan. Pemain sering melakukan teknik ini apabila bola yang datang agak rendah atau jauh dari badan. Cara melakukan passing bawah satu tangan adalah sebagai berikut:
  1. Ambil posisi bersiap dengan tumit diangkat sedikit
  2. Kedua tangan berada di depan dada
  3. Perhatikan arah datangnya bola
  4. Pastikan bola berada pada jarak jangkauan, yaitu jarak satu lengan ditambah kepanjangan badan yang akan dijulurkan
  5. Kaki dilebarkan ke arah samping
  6. Rendahkan badan dan julurkan salah satu lengan sejauh mungkin untuk mencapai bola yang akan dipassing
  7. Perkenaan lengan dengan bola adalah sisi atas lengan bawah
  8. Bobot tubuh bertumpu pada lutut yang dibengkokkan
  9. Setelah memukul bola, maka dapat diteruskan dengan menggulingkan badan

2.2.2. Passing Bawah ke Depan pada Bola Rendah

Passing Bawah ke Depan pada Bola Rendah
Tekniknya sama dengan passing bawah secara normal. Kunci pelaksanaannya adalah cepat merendah dan bergerak ke bawah bola.

2.2.3. Passing Bawah Bergeser Diagonal 45 derajat

Passing Bawah Bergeser Diagonal 45 derajat
Teknik ini dilakuan apabila bola yang datang berada di samping depan badan. Cara melakukannya hampir sama dengan passing bawah norma, sedikit perbedaan pada gerakan tubuh yang digeser dengan langkah silang atau samping.

2.2.4. Passing Bawah Pada Bola Jauh di Samping Badan

Passing Bawah Pada Bola Jauh di Samping Badan
Kunci pelaksanaan teknik ini adalah melangkah panjang ke samping depan diagonal 45 derajat dengan merendah.

2.2.5. Passing Bawah dengan Bergerak Mundur

Passing Bawah dengan Bergerak Mundur
Apabila bola yang datang agak tinggi, maka kita bisa menunggu untuk menunggu rendahnya bola dengan bergerak ke belakang. Kunci pelaksanaan teknik ini adalah badan merendah dan jangan ditegangkan. Lakukan langkah kecil ke belakang, kemudian lakukan passing bawah dengan ayunan lengan dan mengangkat badan secara rileks.

2.2.6. Passing Bawah dengan Bergarak Mundur Diagonal 45 Derajat

Passing Bawah dengan Bergarak Mundur Diagonal 45 Derajat
Kunci pelaksanaan teknik ini adalah pusatkan pandangan ke arah bola. Gunakan langkah silang diagonal ke belakang sambil merendahkan badan.

2.2.7. Passing Bawah ke Belakang

Passing Bawah ke Belakang
Kunci pelaksanaan teknik ini adalah putar badan dengan cepat. Dengan badan merendah, ayunkan lengan ke arah bola. Kontak bola dengan lengan dilakukan saat sudut antara lengan dengan badan lebih besar dari 90 derajat.

3. Teknik Dasar Bola Voli: Set-up / Umpan

Set up atau umpan adalah suatu teknik menyajikan bola kepada teman setim yang akan melakukan smash. Teknik ini pada dasarnya sama dengan teknik passing, tetapi berbeda dalam hal tujuan, yaitu mengumpan untuk smasher agar bisa diteruskan ke daerah lawan dengan cara smash atau spike untuk menciptakan poin.

3.1. Jenis-Jenis Set Up / Umpan

Set Up atau umpan dapat dibedakan berdasarkan jenis, arah bola dari pengumpan, dan arah bola terhadap net. Berdasarkan jenisnya, set up (umpan) terdiri dari:
  • Umpan normal
  • Umpan semi
  • Umpan pull atau quick
  • Umpan pull straight
  • Umpan push
Sedangkan, berdasarkan arah bola dari sisi pengumpan, set up terdiri dari:
  • Umpan yang mengarah ke depan
  • Umpan yang mengarah ke belakang
Sementara itu, berdasarkan arah bola dari terhadap net, set up terdiri dari:
  • Umpan yang sejajar dengan net
  • Umpan yang vertikal dengan net
  • Umpan yang diagonal dengan net

3.2. Cara Melakukan Set Up

Cara melakukan teknik set up atau umpan adalah sebagai berikut:
  1. Bola harus melambung di atas net atau jaring dengan tenang di daerah serang lapangan sendiri.
  2. Bola harus berada di atas net atau jaring dengan ketinggian yang cukup agardapat di smash oleh Smasher.
  3. Jarak umpan dengan jaring atau net sesuai dengan tipe serangan yang diinginkan.

4. Teknik Dasar Bola Voli: Smash / Spike

Teknik dasar bola voli selanjutnya adalah smash atau spike. Dalam pengertian sederhana, smash sering diartikan sebagai pukulan keras pada bola yang berada di atas net ke daerah permainan lawan. Orang yang melakukan smash disebut smasher atau spiker. Tujuan smash adalah untuk menciptakan poin bagi tim. Bola yang dipukul dengan cara smash akan melaju dan menukik tajam, serta cepat.

Smash yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan pukuran keras dengan laju bola yang sangat cepat, sehingga akan sulit diblok atau dikembalikan oleh lawan. Kalau kamu pernah menonton pertandingan bola voli profesional, di situ kamu bisa melihat bola melaju hingga kecepatan 120 km/jam. Biasanya di layar televisi, tertera kecepatan smash pemain.

4.1. Jenis-Jenis Smash / Spike 

Smash atau spike terbagi ke dalam beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan cara set up atau umpan, kurva bola, dan awalannya. Berikut ini akan kami jelaskan satu per satu dari jenis-jenis smash / spike tersebut:

4.1.1. Jenis Smash Berdasarkan Tinggi Set Up (Umpan)

Berdasarkan cara set up atau umpannya, smash dapat dibagi ke dalam 4 jenis, yaitu:

4.1.1.1. Open / Normal Smash

Normal Smash teknik dasar bola voli

Open atau Normal smash adalah smash yang dilakukan dengan gerakan awalan setelah bola dikirimkan oleh pengumpan. Smasher melakukan gerakan awalan saat bola telah melambung di atas net. Smasher mempunyai cukup waktu untuk melakukan gerakan awalan karena lambungan bola cukup tinggi, yaitu sekitar 3 meter.

Cara melakukan normal smash, antara lain sebagai berikut:
  1. Smasher bersiap menunggu bola dilambungkan oleh pengumpan
  2. Smasher mengambil jarak sekitar 2,5 meter sampai 4 meter dari net
  3. Ketika bola mencapai titik tertinggi, smasher melangkah ke depan, kemudian tolakan untuk meloncat dengan kedua kaki
  4. Tolakan dimulai dengan tumit dan jari kaki menghentak lantai dan mengayunkan kedua lengan ke depan bersamaan dengan kedua kaki mendorong ke atas
  5. Pada saat melakukan tolakan, pergerakan harus lancar dan kontinu
  6. Punggung sedikit membungkuk dan lengan pemukul sedikit ditekuk
  7. Lengan yang lain tetap lurus di atas kepala untuk menjaga keseimbangan
  8. Pukulan segera dilakukan saat tangan telah meraih bola
  9. Perkenaan bola dengan tangan adalah telapak tangan
  10. Setelah memukul, smasher mendarat dengan kedua kaki secara mengeper

4.1.1.2. Semi Smash

semi smash teknik dasar bola voli
Semi smash dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan open smash. Perbedaannya terletak pada gerakan awalan smasher dan penyajian bola oleh pengumpan. Pada semi smash, smasher atau spiker terlebih dahulu bergerak sebelum bola sampai pada pengumpan. Bola disajikan oleh pengumpan dengan ketinggian yang tidak lebih dari 2 meter di atas net.

Cara melakukan semi smash, antara lain sebagai berikut:
  1. Smasher bersiap mengambil posisi di sekitar garis serang
  2. Pada saat bola telah menuju ke pengumpan, smasher segera melangkah ke depan mendekati pengumpan
  3. Ketika bola telah dilambungkan oleh pengumpan setinggi 1 meter di atas, smasher segera menolak ke atas dan memukul bola
  4. Setelah pukulan dilakukan, smasher segera mendarat di tempat yang tidak terlalu jauh dengan daerah tolakan

4.1.1.3. Pull Smash

Pada saat bola telah di bawah kendali pengumpan (toser), maka smasher harus bersiap untuk melakukan smash. Tepat pada saat bola dilambungkan, smasher harus cepat mengambil loncatan dengan tangan siap melakukan pukulan. Toser memberikan bola secara tepat di depan smasher, sehingga pemain ini bisa melakukan smash dengan cepat.

Quick smash adalah smash cepat yang digunakan untuk melakukan permainan cepat membangun serangan ke daerah lawan. Tim yang menerapkan teknik ini biasanya akan lebih menguasai jalannya pertandingan. Gerakan tim menjadi lebih variatif dan menarik. Pada prakteknya, quick smash dilakukan cara smasher melompat lebih dahulu sebelum umpan datang.

Cara melakukan pull smash, antara lain sebagai berikut:
  1. Pemain bersiap dengan mengambil jarak yang lebih dekat dengan pengumpan
  2. Smasher berada menunggu tepat di depan net
  3. Tinggi lambungan bola sekitar 50 cm-75 cm
  4. Tunggu hingga bola berada pada pengumpan
  5. Ketika bola telah dikuasai pengumpan, smasher segera melompat dengan lengan ke atas siap memukul bola
  6. Begitu bola datang ke perkenaan telapak tangan, smasher segera memukul bola dengan cepat 

4.1.1.4. Push / Quick Smash

Quick Smash teknik dasar bola voli

Push smash disebut juga dengan quick smash. Beberapa referensi yang lain, sering mengindentikkan quick smash dengan pull smash. Tetapi, menurut hemat kami, push smash adalah quick smash yang sebenarnya. Karena, pada push smash pemain telah melangkah ke depan dan melompat sebelum bola sampai ke pengumpan. Sedangkan, pada pull smash pemain menunggu di depan net, dan melompat ketika bola telah sampai ke pengumpan.

Tingkat kesulitan push smash adalah yang paling tinggi di antara teknik smash lainnya. Bahkan, hanya sedikit pemain profesional yang benar-benar menguasainya. Keberhasilan push smash terletak pada koordinasi yang baik antara pengumpan dan smasher. Pengumpan harus mampu mengirimkan bola secara tepat terhadap posisi smasher yang telah terlebih dahulu melompat.

Cara melakukan push atau quick smash, antara lain sebagai berikut:
  1. Smasher mengambil awalan dari luar lapangan permainan, mendekat ke tiang net
  2. Perhatikan alur bola yang akan dikirimkan oleh rekan setim kepada pengumpan
  3. Pada saat smasher melihat bola telah menuju pengumpan, maka smasher segera melangkah dan menolak ke atas
  4. Pengumpan segera mengirimkan bola secara terukur kepada smasher
  5. Ketika bola telah sampai ke perkenaan tangan, smasher segera mengeluarkan pukulan keras
  6. Smasher segera mendarat di area sedikit lebih di depan dari daerah tolakan

4.2. Jenis Smash Berdasarkan Kurva Bola

Berdasarkan kurva bolanya, smash terbagi ke dalam tiga jenis, yaitu:

4.2.1. Drive Smash

Drive smash adalah pukulan bola yang membuat lintasan bola membentuk kurva panjang mengarah ke luar net. Smash ini dilakukan dengan telapak tangan membentuk sendok, lecutan tangan diputar berlawanan arah jarum jam, sasaran pukulan pada bola adalah bagian belakang kearah bagian depan.

4.2.2. Top Pin Smash

Top Spin Smash adalah pukulan bola yang dilakukan untuk menghasilkan putaran bola yang menukik tajam ke area lawan. Pada gerakan ini yang terpenting adalah kelenturan gerakan pergelangan dan kerasnya pukulan.

4.2.3. Lob Smash

Lob Smash adalah pukulan smash yang bertujuan untuk menghasilkan putaran bola dibandingkan kecepatan bola. Lob Smash dilakukan dengan memoles bola hingga berputar agar bola tidak terjatuh keluar garis lapangan. Bola Lob biasa digunakan bila permainan di daerah tim telah mati dan terpaksa memberikan bola kepada lawan.

4.3. Jenis Smash Berdasarkan Awalannya

Berdasarkan awalannya, smash terbagi ke dalam beberapa jenis, antara lain:

4.3.1. Smash Tanpa Awalan 

Smash tanpa awalan adalah smash dengan posisi pemukul telah berada di dekat net sejak awal dan bersiap melakukan lompatan. Jadi teknik ini biasa digunakan sebagai taktik pengecoh jika dilakukan bersama sama, sehingga musuh bingung siapa yang akan melakukan smash.

4.3.2. Smash dengan Awalan

Smash dengan awalan adalah smash seperti yang berlaku pada umumnya. Teknik ini sangat sering digunakan, karena dengan awalan kita bisa mendapat kekuatan powerfull.

4.3.3. Smash dengan 1 Kaki

Smash dengan 1 kaki adalah smash dengan posisi pemain saat melakukan lompatan adalah satu kaki di depan dan satu kaki di belakang atau tidak sejajar sehingga lompatan pemukul terdorong kedepan.

4.3.4. Smash dengan 2 Kaki

Smash dengan 2 kaki adalah smash dengan posisi pemukul saat akan melakukan lompatan dengan dua kaki sejajar seperti pada umumnya.

5. Teknik Dasar Servis

Dalam permainan bola voli, servis diartikan sebagai pukulan yang dilakukan dari daerah garis belakang lapangan daerah permainan. Servis akan menghasilkan bola yang melambung melewati net mendarat ke daerah permainan lawan. Pukulan servis dilakukan pada awal permainan, saat terjadi penambahan poin, dan ketika terjadi pelanggaran.

5.1. Jenis-Jenis Servis

Servis terbagi ke dalam empat jenis, yaitu servis bawah, servis mengapung (floating overhand), hook service (overhand round-house service), dan servis melompat (jumping service). Berikut ini akan kami bahas satu per satu teknik servis ini.

5.1.1. Servis Bawah (Underhand Serve)

servis bawah teknik dasar bola voli
Servis bawah adalah servis yang dilakukan dengan posisi tangan server di bawah pinggang atau kira-kira setinggi pinggang. Bagi pemula, teknik ini sangat cocok sebagai awal pembelajaran cara melakukan servis. Perkenaan bola pada servis bawah adalah di bawah bahu.

Cara Melakukan Servis Bawah

Cara Melakukan Servis Bawah

Cara melakukan servis bawah, antara lain sebagai berikut:
  1. Pemain berdiri di belakang garis akhir lapangan permainan dengan posisi satu kaki berada sedikit di depan.
  2. Letakkan bola pada salah satu telapak tangan
  3. Bola dilambungkan ke atas setinggi 50 cm sampai 1 meter, bersamaan dengan tarik tangan pemukul ke belakang
  4. Setelah bola turun dan mencapai sejajar pinggang, maka tangan pemukul diayunkan ke depan untuk memukul bola
  5. Perkenaan bola pada saat servis adalah bagian telapak, bagian lengan, atau genggaman tangan
  6. Tangan sedikit ditegangkan saat menyentuh bola untuk memperoleh pukulan yang baik
  7. Setelah memukul, server langsung masuk ke lapangan

5.1.2. Servis Atas (Overhand Topspin Serve)

servis atas teknik dasar bola voli

Servis atas adalah servis yang dilakukan dengan perkenaan bola di atas kepala. Servis atas menghasilkan pukulan dengan bola yang menukik dari atas ke bawah. Jenis servis yang satu ini sedikit lebih sulit dari servis bawah. Servis ini sangat efektif untuk menghasilkan poin di awal permainan karena kadang sulit ditangkis lawan.

Cara Melakukan Servis Atas

Cara melakukan servis atas, antara lain sebagai berikut:
  1. Pemain berdiri di belakang garis akhir lapangan permainan, posisi salah satu kaki agak di depan, kedua kaki sedikit ditekuk
  2. Kedua tangan sama-sama memegang bola, dengan salah satu tangan menyangga bola, tangan yang satunya memegang bola bagian atas
  3. Lambungkan bola ke atas dengan ketinggian sekitar 1 meter, bersamaan dengan tangan pemukul ditarik ke belakang atas kepala, telapak tangan menghadap ke depan
  4. Setelah bola berada dalam jangkauan, tangan pemukul diayunkan ke depan untuk memukul bola
  5. Perkenaan bola bisa dilakukan dengan telapak atau kepalan tangan
  6. Tangan sedikit ditegangkan saat terjadi sentuhan dengan bola
  7. Setelah memukul bola, server melangkah masuk ke daerah permainan

5.1.3. Servis Putaran Depan

servis putaran depan teknik dasar bola voli

Servis putaran depan adalah servis yang menghasilkan arah putaran bola ke depan. Kunci utama untuk menghasilkan putaran bola adalah pada saat perkenaan tangan dengan bola, yaitu 1/3 atas bagian bola. Jari-jari tangan pemukul mengikuti lingkaran bola dan diputar ke arah depan.

Cara Melakukan Servis Putaran Depan

  1. Pemain berdiri di daerah servis di belakang garis akhir lapangan
  2. Salah satu kaki berada di depan, lutut sedikit ditekuk, berat badan bertumpu pada kaki belakang
  3. Bagian bawah bola dipegang oleh salah satu tangan, sedangkan tangan pemukul memegang bagian atas bola
  4. Kedua lengan lurus ke depan memegang bola setinggi bahu di depan dada
  5. Lambungkan bola setinggi 30 cm - 50 cm, lemparan harus sejajar dengan bahu dan agak mengarah ke jaring
  6. Bersamaan bola dilemparkan, tangan pemukul diayun ke belakang dan naik ke atas dekat telinga, sehingga siku terangkat tinggi
  7. Ketika bola mencapai titik tertinggi, tangan pemukul diayunkan ke depan untuk memukul bola diikuti dengan liukan pinggul dan bahu, diikuti siku yang tinggi, kemudian pergelangan tangan
  8. Perkenaan tangan dengan bola dilakukan dengan posisi telapak tangan terbuka membentuk lengkungan bola dan berada 1/3 di belakang atas bola
  9. Setelah bola dipukul, server memindahkan bobot tubuhnya ke depan untuk menjaga keseimbangan
  10. Server kemudian masuk ke lapangan untuk melanjutkan permainan

5.1.4. Servis Putaran Belakang

servis putaran belakang teknik dasar bola voli

Servis putaran bekalang adalah servis dengan pukulan yang menghasilkan putaran bola ke belakang. Perkenaan tangan dengan bola menjadi kunci penting untuk menghasilkan putaran yang dimaksud. Cepat atau tidaknya putaran bola, ditentukan oleh tingkat kemahiran server saat melakukan pukulan.

Cara Melakuan Servis Putaran Belakang

Tahapan untuk melakukan servis putaran belakang hampir sama dengan teknik servis putaran depan. Perbedaannya adalah bagian perkenaan bola, yaitu 1/3 bawah bagian bola dan jari-jari tangan pemukul mengikuti lingkaran bola dan diputar ke belakang.

5.1.5. Servis Putaran Dalam

servis putaran dalam teknik dasar bola voli

Servis putaran dalam adalah servis dengan pukulan yang menghasilkan bola berputar dari luar ke dalam. Dalam teknik ini, hal yang harus diperhatikan server saat melakukan pukulan adalah perkenaan tangan dengan bola. Saat servis ini dilakukan dengan tepat, maka akan menghasilkan putaran bola yang cepat.

Cara Melakukan Servis Putaran Dalam

Tahapan pelaksanaan untuk melakukan servis putaran dalam adalah hampir sama dengan tahapan yang berlaku pada servis putaran depan. Perbedaannya terletak pada perkenaan tangan dengan bola, yaitu 1/3 bagian luar kanan bola. Untuk menghasilkan putaran yang cepat, gunakan bantuan lecutan tangan dengan tenaga yang besar.

5.1.6. Servis Putaran Luar

servis putaran luar teknik dasar bola voli
Servis putaran luar adalah servis yang menghasilkan putaran bola dari dalam ke luar. Untuk melakukan teknik ini, server harus memperhatikan bagian perkenaan tangan dengan bola. Cepat atau tidaknya putaran bola ditentukan oleh tingkat penguasaan server terhadap teknik ini.

Cara Melakukan Servis Putaran Luar

Servis putaran luar dilakukan dengan cara yang hampir sama dengan servis putaran dalam. Perbedaannya adalah pada bagian perkenaan tangan dengan bola, yaitu 1/3 bagian dalam bola. Untuk menghasilkan putaran cepat, maka bantu dengan lecutan tangan dan tenaga besar.

5.1.7. Servis Mengapung (Overhand Float Serve)

servis mengapung teknik dasar bola voli

Servis mengapung adalah teknik pukulan servis yang menghasilkan bola tanpa putaran (mengapung). Agar bola tidak berputar, maka perkenaan tangan harus di tengah bola, serta jari tangan pemukul lurus dan rapat. Teknik ini cukup sering dilakukan oleh server pada suatu pertandingan bola voli.

Cara Melakukan Servis Mengapung

Cara melakukan servis mengapung, antara lain sebagai berikut:
  1. Posisi salah satu tangan lurus ke depan memegang bola
  2. Tangan pemukul berada di posisi belakang atas kepala
  3. Telapak tangan membuka dan jari-jari rapat
  4. Posisi salah satu kaki berada di depan, berat badan menumpu di kaki belakang, kedua lutut sedikit ditekuk
  5. Bola dilambungkan setinggi 50 cm, bersamaan dengan tangan pemukul di ayunkan ke belakang atas kepala
  6. Saat bola telah dalam jangkauan, tangan pemukul diayunkan ke depan untuk servis
  7. Perkenaan tangan dengan bola adalah bagian tengah bola
  8. Setelah melakukan pukulan, servel kembali ke dalam lapangan melanjutkan permainan

5.1.7. Servis Melompat (Jump Serve)

servis melompat teknik dasar bola voli

Servis melompat adalah servis yang dilakukan sambil melompat untuk melakukan pukulan bola di udara. Jenis servis yang satu ini menghasilkan pukulan yang keras dan laju bola yang cepat. Servis melompat merupakan jenis servis yang memiliki tingkat kesulitan paling tinggi diantara semua jenis servis lainnya.

Cara Melakukan Servis Melompat

Adapun cara melakukan servis melompat adalah sebagai berikut:
  1. Pemain bersiap dengan posisi 4-5 langkah di belakang garis akhir lapangan
  2. Posisi kedua kaki terbuka selebar bahu
  3. Ambil dua langkah ke depan, setelah itu lambungkan bola ke atas depan setinggi 40-50 cm
  4. Lakukan lompatan ke atas depan, sambil menarik tangan pemukul ke belakang
  5. Perkenaan tangan dengan bola adalah sedikit di bagian atas bola untuk menghasilkan bola menukik tajam
  6. Setelah memukul, server segera masuk ke lapangan permainan untuk melanjutkan pertandingan

6. Teknik Dasar Bola Voli: Blocking

Teknik Dasar Bola Voli: Blocking

Blocking atau bendungan adalah teknik dasar yang bertujuan untuk menghalau bola yang dismash pemain lawan. Prinsip dasar block adalah merintangi atau menghalangi pemain lawan saat melakukan serangan di depan net. Bisa dikatakan, block adalah termasuk salah satu pertahanan pertama dalam permainan bola voli.

Jika block dilakukan dengan benar, maka bola akan terpantulkan kembali dan jatuh di daerah permainan lawan. Dalam melakukan block, setiap pemain harus memiliki koordinasi baik secara individu maupun dengan rekan satu tim. Pemain harus pandai mengukur ketepatan block yang dilakukan tepat pada saat lawan memulai serangan smash.

Block terbagi ke dalam dua jenis, yaitu block tunggal dan block ganda. Block tunggal adalah block yang dilakukan oleh satu orang pemain, sedangkan block ganda adalah block yang dilakukan oleh dua atau lebih pemain.

Cara Melakukan Blocking

Pemain berdiri tegak bertumpu pada kedua kaki menghadap net
  1. Kedua tangan diletakkan di depan dada dengan posisi tangan membuka
  2. Perhatikan bola yang dimainkan oleh lawan
  3. Saat serangan telah dilakukan, melompatlah ke atas dengan tolakan kedua kaki
  4. Kedua tangan di angkat ke atas, lengan lurus dan ditegangkan agar blocking menjadi kuat
  5. Setelah blocking, mendarat dengan kedua kaki sambil mengeper
Demikianlah penjelasan tentang Teknik Dasar Bola Voli. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
2019+ Teknik Dasar Permainan Bola Voli (Terbaru) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a Comment