Learn Science With Ilmusiana

Ternyata, Pemakai Masker Lebih Rawan Terkena Virus. Begini Penjelasannya...

Gencarnya pemberitaan mengenai wabah virus pandemi global membuat pemanfaatan masker meluas. Penggunaan masker secara umum memang membantu mencegah terhirupnya zat polutan, bakteri, hingga virus.

Masker dapat membantu mencegah terhirupnya zat polutan, bakteri, hingga virus. Namun demikian, penggunaan masker yang salah justru semakin membuka peluang bagi zat polutan, bakteri, dan virus.

Pemakai Masker

Ternyata, Pemakai Masker Lebih Rawan Terkena Virus
Siapa sangka, ternyata pemakai masker lebih rawan terkena virus dan bakteri penyebab penyakit lainnya. Alasannya adalah ketika memakai masker orang-orang cenderung lebih sering untuk menyentuh wajah ketika memperbaiki letak masker yang kadang-kadang miring atau akibat merasa tidak nyaman karena pemakaian dalam jangka waktu yang lama.

Senanda dengan hal di atas, fakta lain juga diungkap oleh Dr Eli Perencevich seperti dilansir dari Asiaone, "Jika Anda tidak mencuci tangan sebelum memakai masker dan setelah melepas masker, Anda bisa meningkatkan risiko," kata profesor kedokteran dan epidemiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Lowa.

Sebagaimana diketahui, saat ini kita dianjurkan untuk tidak terlalu sering menyentuh wajah karena bisa menyebabkan virus masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan. Beberapa cara virus masuk ke tubuh klien antara lain, melalui kulit, saluran napas dan saluran cerna, setelah masuk ke dalam tubuh, virus akan menyebar ke seluruh tubuh dengan secara lokal.

Solusinya adalah gunakanlah masker yang cocok dengan bentuk wajah sehingga tidak gampang melorot atau miring. Pilihlah masker yang memiliki bahan pelapis bagian dalam yang lembut agar tidak mengganggu kenyamanan meskipun dipakai dalam jangka waktu yang lama.

Cara Terbaik Menghindari Virus

Mencuci tangan adalah salah satu cara efektif singkirkan virus, khususnya cuci tangan setelah menyentuh sesuatu. Cuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air hangat terutama usai batuk dan bersin. Cuci tangan yang dilakukan di bawah air mengalir dengan menggunakan sabun dan sikat selama kurang lebih 1 menit.

Cairan gel beralkohol juga bisa digunakan. Hindari memegang mata, hidung, atau mulut. Selain itu, kita harus mengenali kondisi sekitar. Sangat penting untuk mengurangi kerumunan sebisa mungkin. Salah satu penyebab utama virus menyebar cepat adalah kerumunan, rapat, dan pertemuan umum. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Ternyata, Pemakai Masker Lebih Rawan Terkena Virus. Begini Penjelasannya... Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a comment