Learn Science With Ilmusiana

Arti Qadarullah: Makna, Kandungan (Lengkap)

Tahukah kamu arti qadarullah (قَدَرُ اللَّهِ)? Bagi kamu yang belum tahu qadarullah artinya apa, maka artikel ini sangat cocok untuk kamu baca sampai tuntas. Berdasarkan penelusuran kami, banyak yang menanyakan ini kepada para ustadz di dunia maya, baik itu di media sosial maupun di forum-forum Islam online. Selain artinya, banyak juga yang bertanya tentang makna dan kandungan dari qadarullah.

Qadarullah (قَدَرُ اللَّهِ)

Arti Qadarullah: Makna, Kandungan

Sebenarnya, qadarullah bukan hanya harus diketahui, tetapi juga wajib diimani. Sebab, meyakini qadarullah menjadi salah satu indikator sempurnanya keislaman seseorang. Perintah untuk meyakini qadarullah datang dari Allah SWT sendiri, dan telah dijelaskan oleh Rasulullah SAW dalam beberapa haditsnya.

Oleh karena itu, sebagai seorang muslim tidak cukup hanya dengan mengetahui arti qadarullah. Tetapi, hati dan pikirannya harus meyakini bahwa qadarullah benar-benar ada. Bahkan, adanya alam semesta beserta isinya, termasuk semua kejadian yang terjadi di dalamnya merupakan bagian dari qadarullah. 

Lantas, apa arti dari qadarullah? Nah, pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan dengan lengkap seputar arti, makna, dan kandungan dari qadarullah. Semoga setelah membaca uraian ini, pengetahuan pembaca tentang qadarullah semakin bertambah.

Baca Juga:
Yuk, berikut ini pembahasannya...

Arti Qadarullah 

Qadarullah (قَدَرُ اللَّهِ) dapat diartikan menurut bahasa dan istilah. Secara bahasa, qadarullah berarti hukum, perintah, kehendak, atau ketetapan. Sedangkan, menurut istilah qadarullah berasal dari kata Qadar yang berarti takdir Allah atau keputusan Allah. Qadarullah termasuk ke dalam salah satu rukun iman kepada Allah, sebagai mana yang disebutkan dalam hadits berikut ini:
Iman ialah engkau percaya kepada Allah, Malikat-Malaikat-Nya, kitab-kitabnya, Rasul-Rasul-Nya, hari akhir, dan engkau percaya kepada Qadar Allah, yang baik maupun yang buruk. (HR. Muslim)
Ucapan qadarullah bisa ditemukan dalam hadits riwayat Muslim berikut ini:

قَدَرُ اللهِ وَ مَا شَاءَ فَعَلَ 

Latin: Qadarullah wa masyaa a fa'al 
Artinya: Allah sudah menakdirkan dan apa yang Dia kehendaki Dia lakukan

Membiasakan Ucapan Qadarullah

Sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk membiasakan ucapan qadarullah dalam kehidupan sehari-hari. Ucapan ini merupakan bentuk pengakuan seorang hamba bahwa segala yang terjadi dalam kehidupannya merupakan takdir Allah SWT. Sebab, seringkali terjadi kita lupa bahwa ada Allah yang Maha Berkehendak atas segala-galanya.

Banyak saudara kita yang muslim, saat menerima hasil tidak seperti yang diharapkan, atau tertimpa suatu kejadian / musibah, masih suka berkata "seandainya tidak begitu, pasti tidak begini". Penting untuk diketahui, kata-kata ini sangat dilarang diucapkan dari lisan seorang muslim. Peringatan tersebut datang dari Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Muslim, yang artinya:
Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah. Namun, keduanya tetap memiliki kebaikan. Bersemangatlah atas hal-hal yang bermanfaat bagimu. Minta tolonglah pada Allah, jangan engkau lemah. Jika engkau tertimpa suatu musibah, maka janganlah engkau katakan: "Seandainya aku lakukan demikian dan demikian." Akan tetapi hendaklah kau katakan: "Ini sudah jadi takdir Allah. Setiap apa yang telah Dia kehendaki pasti terjadi." Karena perkataan seandainya dapat membuka pintu syaitan. (HR. Muslim)
Jadi, persoalan kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan itu diluar jangkauan manusia. Kita hanya dituntut untuk berusaha sebaik mungkin dalam mengerjakan sesuatu dan meminta pertolongan Allah SWT. Biarlah Allah yang menentukan hasil akhirnya.

Ada banyak contoh-contoh sederhana dalam kehidupan yang menunjukkan bahwa manusia sering lupa tentang adanya qadarullah. Contohnya cerita berikut ini:
Kamu ingin melakukan perjalanan dalam rangka mengunjung teman dengan menumpangi sepeda motor. Kemudian, saudara kamu menawarkan untuk mengatarkan kamu ke rumah teman tersebut menggunakan mobilnya. Tetapi kamu menolaknya dan tetapi ingin menggunakan motor. 

Akhirnya, berangkatlah kamu dengan sepeda motor. Namun di tengah perjalanan, motor yang kamu gunakan mogok. Akhirnya, kamu kembali, lalu berkata: Seandainya aku tadi naik mobil saudara, pasti tidak akan terhambat seperti ini.
Sekali lagi, kita dilarang untuk berkata demikian. Persoalan mengunjungi teman, kamu telah berusaha untuk melakukannya. Kamu akan sampai ditujuan seandainya Allah menghendaki, akan tetapi saat ini Allah tidak menghendakinya.  

Makna dan Kandungan Qadarullah

Mengimani qadarullah memiliki beberapa makna dan kandungan, antara lain sebagai berikut:
  1. Menghilangkan rasa putus asa saat menemui halangan dan kegagalan
  2. Tidak lupa daratan atau bersikap sombong ketika meraih kenikmatan dan keberhasilan
  3. Selalu merasa dekat dengan Allah sehingga akan tercipta ketenangan dan ketentraman hati
  4. Selalu berprasangka baik terhadap rencana dan keputusan Allah
  5. Kesadaran bahwa apa yang menurut kita baik, belum tentu baik juga menurut Allah, begitupun sebaliknya
  6. Bukti kelemahan kita sebagai seorang hamba di hadapan Allah SWT
Demikianlah penjelasan tentang Arti Qadarullah. Bagikan penjelasan ini agar orang lain juga dapat membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
Arti Qadarullah: Makna, Kandungan (Lengkap) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a Comment