Learn Science With Ilmusiana

2019+ Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya (Gambar + Video)

Seperti apa bagian-bagian bunga dan fungsinya? Umum diketahui bahwa bunga tersusun atas beberapa bagian beserta fungsi penting yang menyusun tubuh bunga secara keseluruhan. Semua bagian tersebut tergabung menjadi satu untuk mendukung fungsi bunga sebagai alat perkembangbiakan tanaman. Untuk memahami fungsi tersebut, maka kita harus mengetahui dan memahami setiap bagian yang ada pada bunga. Hal inilah yang dilakukan oleh para ahli Penakologi, yaitu suatu cabang ilmu yang khusus mempelajari tentang tanaman berbunga.

Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya

Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya

Jadi, saat kita memandang bunga di taman atau kebun, apa yang tampak oleh kita sebenarnya tersusun dari beberapa bagian. Mungkin, bagi orang awam hal-hal yang diperhatikan adalah warnanya yang beraneka ragam, bentuknya yang indah, dan baunya yang harum semerbak. Namun, bagi seorang ahli bunga, mereka akan memperhatikan keseluruhan bagian-bagian bunga dan fungsinya secara cermat dan teliti.

Berdasarkan bagian-bagian bunga tersebut, para ahli bunga dapat menentukan mana bunga sempurna dan yang mana bunga tidak sempurna. Mereka juga dapat membedakan, mana bunga lengkap dan yang mana bunga tak lengkap. Bahkan, dari hasil identifikasi bagian-bagian bunga itu, para ahli bunga dapat mengetahui jenis kelamin dari suatu bunga, jantan atau betina.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami akan menginformasi kepada pembaca sekalian tentang bagian-bagian bunga dan fungsinya. Semoga setelah membaca uraian ini, pembaca bisa mengetahui dan memahami semua bagian-bagian bunga beserta fungsinya. Yuk, berikut ini ulasannya:

Bagian-Bagian Bunga dan Fungsinya

Dalam ilmu Penakologi, bagian-bagian bunga adalah mahkota bunga, kepala sari, tangkai sari, benang sari, kepala putik, tangkai putik, kelopak bunga, daun pelindung, bakal biji, bakal buah, dasar bunga, dan tangkai bunga. Berikut ini akan kami jelaskan satu per satu semua bagian tersebut lengkap dengan fungsinya.

1. Mahkota Bunga (Corolla)

Bagian paling atas dari suatu bunga adalah mahkota bunga (corolla). Bagian inilah yang terlihat paling mencolok pada saat kita memandang bunga. Keindahan suatu bunga sebagian besar terletak pada mahkotanya, sehingga bagian ini sering disebut perhiasan bunga (perianthium). Mahkota pada bunga tersusun atas beberapa helai mahkota, yang disebut petal.

Dari kejauhan pun, bagian ini sangat mudah dikenali karena ukurannya yang besar dan warna yang mencolok. Bentuk dan warna inilah yang menarik perhatian para serangga penyerbuk sehingga datang mendekat.Bagian mahkota bunga terletak pada lingkaran sebelah dalam kelopak bunga.

Mahkota bunga secara morfologi adalah hasil modifikasi dari daun dan berperan penting memberikan perlindungan untuk organ reproduksi. Mahkota bunga tidak terdapat di semua bunga. Ada beberapa kelompok tanaman yang mahkota bunga dan kelopaknya tidak dapat dibedakan, bentuk seperti ini disebut tenda bunga.

Fungsi Mahkota Bunga

Pada bunga, bagian mahkota memiliki fungsi antara lain, sebagai berikut:
  • Menjadi perhiasan bagi tanaman
  • Melindungi alat reproduksi tanaman (benang sari dan putik)
  • Untuk menarik perhatian serangga.

2. Kepala Sari (Anther)

Bagian kedua dari bunga adalah kepala sari atau anther. Pada kepala sari inilah dihasilkan serbuk sari yang berfungsi sebagai sel kelamin jantan bunga. Bentuknya menggelembung yang ditopang oleh tangkai sari. Umumnya, letak kepala sari lebih tinggi dari kepala putik, sehingga saat kepala sari pecah, serbuk sari dapat jatuh di atas kepala putik dengan mudah.

Di dalam kepala sari, terdapat struktur kecil berbentuk tabung yang disebut sebagai mikrosporangium. Pada tabung inilah tempat produksi serbuk sari melalui proses meiosis, yang akan digunakan untuk penyerbukan.

Fungsi Kepala Sari

  • Alat kelamin jantan pada bunga.
  • Untuk menghasilkan serbuk sari.
  • Melindungi serbuk sari sampai matang.

3. Tangkai Sari (Filamen)

Bagian bunga lainnya adalah tangkai sari atau filamen. Tangkai sari umumnya berbentuk silindris, tetapi ada stamen yang menyerupai lembaran. Tangkai sari memiliki panjang rata-rata 2,6 mm dan lebar 0,5 mm. Bagian ini tersusun oleh jaringan dasar, yaitu sel-sel parenkimatis yang bervakuola, tanpa ruang antar sel. Setiap sel mengandung pigmen, epidermis dengan kutikula, trikoma, atau mungkin stomata.

Fungsi Tangkai Sari

  • Penopang kepala sari

4. Benang Sari (Stamen)

Bagian bunga selanjutnya adalah benang sari atau stamen, yaitu organ reproduksi (perkembangbiakan) jantan pada tanaman berbunga. Benang sari terdiri dari dua bagian penting, yaitu kepala sari dan tangkai sari. Umumnya, letak benang sari pada bunga berdekatan dengan putik, yaitu di sekitar kelopak, melingkar mengelilingi putik.

Fungsi Benang Sari

  • Benang sari berfungsi sebagai alat perkembangbiakan bunga dan tumbuhan
  • Alat kelamin jantan tumbuhan
  • Tempat untuk memproduksi serbuk sari
  • Tempat penyimpanan gamet jantan
  • Tempat penyimpanan nektar yang terdapat di dasar benang sari, bisa menjadi makanan bagi serangga
  • Membantu menyebarkan serbuk sari dan menggerakkan air/nutrisi menuju arther.
  • Menjadi tempat terjadinya transfer serbuk sari secara langsung

5. Kepala Putik (Stigma)

Bagian bunga yang kelima adalah kepala putik atau stigma. Bagian ini adalah salah satu organ penyusun alat kelamin betina bunga. Di bagian inilah serbuk sari akan menempel untuk memulai proses penyerbukan. Kepala putik berbentuk bulat, agak ramping atau panjang dengan cabang memanjang.

Struktur kepala putik terdiri dari rambut-rambut halus yang berfungsi untuk menangkap serbuk sari. Selain itu, kepala putik juga memiliki permukaan yang lengket dan basah, sehingga serbuk sari yang jatuh tidak kering saat memasuki bakal buah untuk melakukan proses pembuahan.

Fungsi Kepala Putik

  • Bagian organ reproduksi betina bunga.
  • Tempat menempelnya serbuk sari.
  • Tempat masuknya serbuk sari pada proses pembuahan.

6. Tangkai Putik (Stylus) 

Bagian bunga selanjutnya adalah tangkai putik atau stylus, yaitu bagian bunga yang terletak di bawah kepala putik dan bertugas untuk menopang kepala putik. Jadi, fungsinya agak mirip dengan tangkai sari pada benang sari. Tangkai putik menjadi penghubung antara kepala putik dengan ovarium (bakal buah). Bentuknya memanjang menyerupai tabung berongga agar bisa dilalui oleh serbuk sari.

Fungsi Tangkai Putik

  • Bagian organ reproduksi betina bunga.
  • Untuk menopang kepala putik.
  • Penghubung antara kepala putik dan ovarium.
  • Saluran yang akan dilalui oleh serbuk sari.

7. Bakal Buah (Ovarium)

Bagian penting bunga lainnya adalah bakal buah atau ovarium, yaitu salah satu bagian dari organ reproduksi betina bunga. Buah yang sering kita makan selama ini, berawal dari sini. Bakal buah menjadi tempat munculnya calon tanaman baru. Struktur bakal buah terdiri dari lokulus, yaitu ruang penyimpanan bagi serbuk sari. Bakal buah mengambil posisi tepat pada pusat bunga sehingga terlindungi dengan baik.

Fungsi Bakal Buah

  • Tempat munculnya calon tanaman baru
  • Pelindung bakal biji
  • Tempat terjadinya proses pembuahan
  • Menghasilkan sel telur yang akan dibuahi serbuk sari
  • Tempat dihasilkannya biji calon buah

8. Bakal Biji (Ovulum)

Bagian bunga selanjutnya adalah bakal biji atau ovulum. Bagian ini adalah struktur dalam dari bunga sehingga tidak tampak dari luar. Bakal biji menjadi tempat bersemayamnya sel telur (ovum), menunggu untuk dibuahi. Bakal biji terlindungi dengan baik oleh bakal buah. Setelah proses pembuahan, bakal biji akan berkembang menjadi biji.

Fungsi Bakal Biji

  • Salah satu bagian organ reproduksi betina bunga.
  • Melindungi sel telur atau ovum.
  • Tempat dihasilkannya biji sebelum membentuk buah.

9. Putik (Ginesium)

Bagian bunga yang kesembilan adalah putik atau ginesium, yaitu organ reproduksi betina pada bunga. Putik tersusun dari tiga bagian utama, yaitu kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah. Ketiga bagian ini tersambung menjadi satu membentuk organ reproduksi betina bunga. Pada putik, terjadi proses penyerbukan dan pembuahan. Di awali dengan jatuhnya serbuk sari pada bagian kepala putik, kemudian butiran sari tersebut akan ditransfer ke bakal buah melalui tangkai putik.

Fungsi Putik

  • Organ reproduksi betina bunga
  • Tempat terjadi proses penyerbukan
  • Tempat terjadinya proses pembuahan

10. Kelopak Bunga (Calyx) 

Bagian penting bunga selanjutnya adalah kelopak bunga atau calyx. Kelopak bunga tersusun atas beberapa helai kelopak yang disebut sepal. Helai kelopak ini merupakan daun tanaman yang membentuk lingkaran di luar bunga. Kelopak bunga menjadi pelindung bagi mahkota bunga sebelum dan sesudah mekar. Strukturnya yang kokoh akan menjaga seluruh bagian-bagian tidak rusak karena tiupan angin.

Fungsi Kelopak Bunga

  • Daun hiasan bunga
  • Melindungi mahkota bunga sebelum dan sesudah mekar
  • Menjaga seluruh bagian-bagian bunga tetap kokoh

11. Dasar Bunga (Receptaculum)

Bagian bunga selanjutnya adalah dasar bunga atau receptacle (receptaculum), yaitu bagian ujung distal dari tangkai bunga yang membengkak dan meluas. Bagian ini memiliki ruas-ruas pendek tempat melekat dan bertumpunya mahkota bunga. Jadi, bagian ini menjadi tempat tumbuhnya perhiasan bunga dan juga kelamin bunga. Dasar bunga memiliki bentuk yang bervariasi, seperti rata, kerucut, cawan, dan mangkuk.

Fungsi Dasar Bunga

  • Tempat melekatnya mahkota bunga
  • Menjaga agar bunga tidak jatuh
  • Tempat tumbuhnya perhiasan bunga dan organ reproduksi bunga

12. Tangkai Bunga (Pediselus)

Bagian bunga yang paling bawah adalah tangkai bunga atau pediselus. Tangkai bunga menjadi penghubung antara bunga dengan ranting atau batang tanaman. Bagian tangkai ini akan menjaga bunga agar tidak mudah patah dan jatuh terlepas dari ranting tanaman. Tangkai bunga juga menjadi tempat tertanamnya ovarium bunga.

Fungsi Tangkai Bunga

  • Penghubung antara bunga dengan ranting atau batang
  • Menjaga bunga tetap kokoh, tidak patah atau jatuh
  • Tempat tertanamnya ovarium atau bakal buah

Kesimpulan Bagian Bagian Bunga

Nah, sudah jelas bukan seluruh bagian-bagian bunga ini? Jadi, jika ada pertanyaan tentang bagian-bagian bunga dan fungsinya, maka jawabannya adalah semua poin yang telah dijelaskan di atas. Secara garis besar, bagian-bagian bunga terdiri dari:
  1. Mahkota bunga (Corolla)
  2. Kepala sari (Anther)
  3. Tangkai sari (Filamen)
  4. Benang sari (Stamen)
  5. Kepala putik (Stigma)
  6. Tangkai putik (Stylus)
  7. Putik (Ginesium)
  8. Kelopak bunga (Calyx)
  9. Bakal biji (Ovulum)
  10. Bakal buah (Ovarium)
  11. Dasar bunga (Receptaculum)
  12. Tangkai bunga (Pediselus)
Untuk lebih jelasnya, perhatikan video pembelajaran bagian-bagian bunga berikut ini:

Video Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya


Demikianlah penjelasan tentang Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya. Bagikan materi ini agar orang lain juga bisa membacanya. Terima kasih, semoga bermanfaat.
2019+ Bagian Bagian Bunga dan Fungsinya (Gambar + Video) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Author Ilmusiana

0 komentar:

Post a Comment